HALAL IS MY LIVE STYLE

HALAL IS MY LIVE STYLE

Oleh : Drs. Ahmad Yani

Gaya hidup atau live style merupakan bagian dari kehidupan manusia didalam menjalan kehidupanya sehari-hari, dan mendasari dalam setiap prilaku kehidupanya sekaligus menatap masa depanya, ada gaya hidup berfoya-foya atau hedonis, gaya hidup hanya pada benda atau materealis, ada gaya hidup cari selamat atau Fragmatis ada juga gaya hidup Agamis atau Religius dan masih banyak lagi. Gaya hidup dapat kita kenal dari pandangan hidup dan prilaku keseharian seseorang oleh sebab itu kita disuruh slalu bertaaru’f untuk saling kenal mengenal hal ini diperintahkan oleh Allah SWT dalam firmanya surat Al Hujurat ayat 13 :

“ Hai manusia, Sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal “. (Al-Hujurat ayat 13)

“ halal” yaitu dibolehkan dan tidak dilarang sedang lawanya “Haram” yaitu dilarang , itu semua bersumber dari syari’at atau aturan-aturan Allah dan rasulnya, adapun gaya hidup halal adalah gaya hidup yang didasari atas Menjalankan perintah Allah dan menjauhi apa yang dilarang, artinya menjalankan apa-apa yang dibolehkan dan menjauhi apa-apa yang dilarang oleh Allah.
Gaya hidup halal sudah barang tentu menjamin kehidupan yang baik atau Thoyyib dalam seluruh aspek kehidupan, lebih realnya Allah SWT memberikan contoh kehidupan binatang lebah sebagaimana di tertulis dalam Al-Qur”an Surat An-Nahl Ayat : 68-69 :
“ Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia”, (An-Nahl ayat 68)
“Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang Telah dimudahkan (bagimu). dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan “. (An-Nahl ayat 69)
Ayat diatas dengan jelas memberikan gambaran bagaimana seekor lebah dalam memilih makanan, kemudian dalam mencarinya tidak merusak bunga atau buah-buahan dan kemudian hasil yang dimakannya bermanfaat bagi kehidupan yaitu madu yang keluar dari perut lebah dan masih banyak lagi hikmah didalamnya, contoh keteladanan ini diambil dari seekor hewan yang merupakan hamba Allah yang tidak mempunyai akal, ini berarti dari siapapun bahkan dari seekor binatangpun kita harus belajar, jadi tidak ada alasan untuk menyombongkan diri, itulah salah satu cara Allah Mendidik manusia, sebab itulah Tadabbur alam sangat diperlukan bagi manusia dalam mencari dan menambah ilmu, karena ayat-ayat Allah SWT terdapat diseluruh alam ini, ini juga salah satu prilaku dari gaya hidup Halal.
Salah satu gaya hidup halal yaitu tercermin dalam pemilhan makanan dimana dalam kehidupan kita sehari-hari banyak makanan yang kita konsumsi tidak diketahui kadar dan kandungan, apakah membahayakan atau memberi manfaat bagi tubuh kita, yang jelas apa yang diiklankan “baik” , belum tentu berarti baik, padahal dengan mengkonsumsi akan membawa akibat dikemudian hari, Zat yang membahayakan sering tidak diindahkan, bahan yang digunakan apakah segar atau sudah kadaluarsa tidak kita ketahui dan pengolahanya apakah sudah Hygenis ini juga kita tidak melihat, dan baru terasa dikemudian hari ketika terjadi gangguan kesehatan, ini kalau kita berbicara masalah kebaikan atau Kethoyyiban dari makanan tersebut, belum dari aspek “ halal” yaitu dibolehkan dan tidak dilarang sedang lawanya “Haram” yaitu dilarang , itu semua bersumber dari syari’at atau aturan-aturan Allah dan rasulnya diantaranya Dalam Surat Al-Maidah 173 :

“ Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah[108]. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (Qs.al-Maidah 173).
Karena begitu pentingnya persoalan pemilihan makanan ini , Allah SWT Menamai satu surat dalam Al-Qur’an dengan nama Hidangan (Al-Maidah).
Begitu selektifnya dalam pemilihan dan mengkosumsi makanan ,ini memberikan pelajaran bagi manusia untuk selalu mengkritisi apa yang dimakan sebagaimana perintah Allah dalam Surat Al-Baqaroh ayat 168 (Halalan thoyyiban), sekaligus juga dengan menjalankan kekritisan tersebut berarti menjalankan perintah Allah inilah yang dinamakan Ibadah.
Menjalankan pemilihan makanan akan memberikan tantangan untuk mengetahui segala jenis makanan yang bermanfaat bagi tubuh kita juga yang tidak bermanfaat sekaligus mencari hikmah dibalik makanan yang dilarang dan dibolehkan oleh Allah SWT, inilah Aspek Tarbiyah atau pengajaran Allah kepada manusia.
Diera Globalisasi ini salah satu cara untuk mengetahui bahan makanan atau makanan dalam kemasan adalah dengan melihat label halal yang dikeluarkan Oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan tanda logo MUI berwarna hijau dalam setiap kemasan, sedankan untuk warung atau restoran dengan Sertifikat Jaminan halal yang dipasang pada papan nama warung atau restoran, untuk mengetahui secara detil produk Makanan, warung atau restoran yang sudah mendapatkan kehalalan, lewat informasi media Internet LPPOM-MUI, Jaminan Halal ini sudah barang tentu memudahkan kita untuk menjalankan ibadah lewat makanan sekaligus juga menjamin kebaikan atau Kethoyyiban bagi tubuh kita.
Ahirnya marilah kita amalkan gaya hidup Halal ini sudah barang tentu dengan standar sang pencipta manusia (Allah SWT) sehingga hidup kita selamat dunia ahirat, ROBBANA ATINA FIDDUN YA HASANAH Wafil Ahiroti Hasanah Wakina Aza Bannar.

Klungkung, 12 April 2012

Advertisements

About SANG PENYULUH KLUNGKUNG

Dengan kerja kita beramal, dengan ilmu hidup menjadi mudah dan dekat pada Allah hidup menjadi bahagia
Aside | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

OokTinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s